Friday , 25 April 2014
Breaking News

Komunikasi horizontal (horizontal communication)




Tipe komunikasi ini memungkinkan para manajer pada tingkat sama dalam satu  organisasi mengkoordinasikan kegiatannya lebih efektif, misalnya rapat staf dan konferensi tatap muka.

Komunikasi horizontal terdiri dari penyampaian informasi diantara rekan sejawat dalam unit kerja yang sama. Unit kerja meliputi individu-individu yang ditempatkan pada tingkat otoritas yang sama dalam organisasi dan mempunyai atasan yang sama. Tujuan dari komunikasi horizontal adalah :

1) Untuk mengkordinasikan penugasan kerja

2) Berbagi informasi mengenai rencana dan kegiatan

3) Untuk memecahkan masalah

4) Untuk memperoleh pemahaman bersama

5) Untuk mendamaikan, berunding dan menengahi perbedaan

6) Untuk menumbuhkan dukungan antar pesona

Bentuk komunikasi horizontal yang paling umum mencakup semua jenis kontak antar pesona. Bahkan bentuk komunikasi horizontal tertulis cenderung menjadi lebih lazim. Komunikasi horizontal paling sering terjadi dalam rapat komisi, interaksi pribadi, selama waktu istirahat, obrolan di telepon, memo dan catatan, kegiatan sosial dan lingkaran kualitas.

Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu atau untuk mengubah sikap , pendapat , atau perilaku , baik langsung secara lisan maupun tidak langsung melalui media ; proses penyampaian bentuk interaksi gagasan kepada orang lain dan proses penciptaan arti terhadap gagasan atau ide yang disampaikan , baik sengaja maupun tidak disengaja.